Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 September 2017

Persib Didenda PSSI, Ketum The Jakmania Ikut Udunan Koin


Heru Joko dan Ferry Indra Sjarief

Aksi solidaritas penggalangan dana yang dilakukan bobotoh untuk Persib Bandung masih terus berlanjut.
Kegiatan tersebut merupakan buntut sanki denda komdis PSSI kepada Persib Bandung sebesar Rp 50 juta karena aksi koreografi bertuliskan "Save Rohingya" saat melawan Semen Padang, Sabtu (9/9/2017) lalu.
Bobotoh akan menyumbangkan uang koin sebagai wujud protes atas sanksi tersebut.
Sejumlah tokoh terkenal pun ikut menyumbang, di antaranya ketua MPR, Zulkifli Hasan hingga Wakil Wali Kota bandung, Oded M Danial.
Tokoh lain yang tidak ketinggalan udunan adalah Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indra Sjarief.
Hal itu diketahui dari unggahan akun Instagram @yudie_oktaf, Minggu (17/9/2017).
Udunan dari Ferry langsung diterima oleh Ketua Umum Viking Persib Club, Heru Joko.
Pada foto yang diunggah akun @yudie_oktaf terlihat Herru Joko dan Ferry sedang memegang sejumlah uang koin di atas wadah yang ditulisi 'PSSI NUGELO'.

Sabtu, 25 Februari 2017

Catatan Buruk Laga ''Away'', Ini Strategi Djadjang Hadapi Mitra Kukar

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman punya pandangan lebih soal laga babak delapan besar Piala Presiden kontra Mitra Kukar yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (25/2/2017).

Tak hanya sebagai laga penentu, dia menilai pertandingan itu sebagai ujian mental bagi anak asuhnya untuk mengikis tren minor saat Persib berlaga di luar kandang.

"Saya sampaikan kepada pemain, kami datang ke sini bermain di tempat netral, anggap saja ini pertandingan away. Kami punya catatan buruk ketika bermain away. Pada TSC lalu, hampir 8 kali kalah ketika bertanding di luar Bandung," ujar Djanur, sapaan akrabnya, dalam sesi jumpa pers, Jumat (24/2/2017).

"Di sini (Solo) sebagai trial akan menjadi ujian, apakah mental pemain mengalami peningkatan, atau masih sama kaya kemarin," tambahnya.

Catatan sempurna selama fase grup mengantarkan Persib melaju mulus ke babak delapan besar. Namun, hal itu tak luput dari evaluasi sang pelatih.

Djanur mengatakan, secara produktivitas Persib sangat menurun dari turnamen serupa tahun 2015 lalu di mana Persib mampu melesakan 10 gol tanpa kebobolan.

"Kami sempurna pada fase grup, sama kaya Piala Presiden 2015 tapi produktivitas kalah dari yang lalu," ujarnya.
Djanur menuturkan, tren positif saat fase grup tak menjamin timnya bakal lolos dengan mudah. Persib, kata Djanur, harus mengeluarkan upaya ekstra untuk mengamankan posisi di semifinal.

"Kalau pun kami ingin lolos, tentunya kami harus berjuang dan kerja keras. Ada beberapa pemain ada yang diwaspadai. Memang di situ ada Bayu Pradana, Yogi Rahardian pemain tersebut cukup menonjol. Tapi, kami mewaspadai secara tim," ungkapnya.(*)

Kamis, 23 Februari 2017

Gila Selain Livaja dan Overtoom, Persib Juga Akan Kedatangan Pemain Asal Swedia

Dua pemain asing akan segera bergabung dalam sesi latihan Persib Bandung. Namun, salah satu di antaranya dipastikan bukan pemain muda asal Kroasia Mirko Livaja.
Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengatakan, selain William Overtoom, satu pemain impor yang akan bergabung adalah pemain asal Swedia bernama David Sebastian Magnus Lofquist. 
"Mirko baru akan tiba mungkin besok. Sekarang yang datang Overtoom dan pemain Swedia, David Sebastian," ujar Djadjang di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu, 22 Februari 2017.
Berdasarkan penelusuran pikiran-rakyat.com, David Sebastian Lofquist terakhir kali bermain sebagai pemain pinjaman di klub Qing Dao Red Lions di Tiongkok. Pemain berusia 30 tahun ini terbiasa bermain di posisi gelandang kanan dan kiri. Berdasarkan situs transfermarkt.com, harga pemain yang pernah memperkuat Parma itu mencapai Rp 1,7 miliar.

Kick Off Persib Vs Mitra Kukar Jadi Pukul 18.00 WIB


Berdasarkan undian perempat final Piala Presiden 2017 telah dilakukan pada Selasa (21/2/2017) sore, Persib Bandung dijadwalkan melawan juara grup A yaitu Mitra Kukar pada Sabtu (25/2/2017) pukul 21.00 WIB.

Namun, waktu kick off pertandingan tersebut kini mengalami perubahan. Diinformasikan dalam akun instagram official Persib, kick off Persib Vs Persipura di Stadion Manahan, Solo, maju lebih cepat yaitu menjadi pukul 18.00 WIB.

“Terjadi perubahan waktu kick off perempat final #PERSIBPresiden. PERSIB main 18.00 WIB. Hari dan tanggal tetap,” tulis @persib_official, Rabu (22/2/2017) sore.

Perubahan jadwal tersebut seperti surat yang dikeluarkan PSSI dalam suratnya nomor 80/OC-PP2017/1-2017, perihal ‎perubahan waktu kick off  babak perempat final Piala Presiden 2017. Surat tersebut ditandatangani oleh ketuaorganizing committee, Iwan Budianto.

Senin, 13 Februari 2017

Komentator Persib VS Persiba Bikin Rusuh


Pertandingan kedua Persib Bandung dalam ajang Piala Presiden tahun 2017 penuh dengan ucapan heboh sang komentator, Valentino Simajuntak. Selama mengomentari laga Persib Vs Persiba di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (12/2/2017), Valentino mengucapkan beberapa kata bahkan kalimat yang lucu dan memicu penonton yang menyaksikan lewat layar televisi tertawa terbahak-bahak.

Dalam komentarnya selama pertandingan berlangsung, Valentino sering mengucapkan kata-kata lucu dan membuat penonton semakin heboh, seperti serangan bertubi-tubi, Febri Haryadi si anak ajaib, racikan, pembawa prahara, ya ampun, serangan sistemis, keretakan pertahanan dan masih banyak lagi.

"Febri Haryadi berhasil meretakkan pertahanan Persiba Balikpapan," ucap Valentino saat Febri Haryadi terus melakukan penyerangan dengan tempo cepat ke gawang Persiba.

Bahkan, Valentino beberapa kali menyebutkan kata "Ya Ampun" dengan nada yang membuat penonton semakin heboh, apalagi dalam suasana nonton bareng. Contohnya salah seorang warga Kota Bandung yang sedang nonton bareng di Komplek Perumahan Bandung Timur Regency, Yusuf, mengaku sangat terhibur dengan beberapa celotehan sang komentator.

"Rame lah, komentatorna riweuh pisan, jadi pas nonton teh aya seuri-seuri na (Sangat rame, komentatornya heboh. Jadi saat nonton itu ada ketawa-ketawanya)," ujar Yusuf.

Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, Persib berhasil mengalahkan Persiba dengan skor 3-1. Para pencetak gol yang berhasil membawa Maung Bandung menuju kemenangan malam ini yaitu Serginho Van Djik dengan dua gol, dan Febri Haryadi.

PSM Makassar Tak Lolos Grup 3 Piala Presiden 2017

Persela Lamongan sukses menang 2-1 atas PSM Makassar dalam laga kedua Grup 3 Piala Presiden 2017, Minggu (12/2) sore ini di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

PSM sempat unggul melalui striker asal Iran, Pouya Hosseini di menit ke-24. Ia sukses memanfaatkan umpan lambung Ridwan Tawainella, tandukan Pouya berhasil mengarah ke pojok kanan atas gawang Persela yang dikawal oleh Ferdiansyah.

Persela sempat berhasil menjebol gawang PSM yang dijaga oleh Hilmansyah menit ke-25. Namun gol Marcio Rosario dianulir karena wasit menganggapnya sudah berada dalam posisi offside.

Babak pertama ditutup dengan keunggulan PSM 1-0 atas Persela.

M Nur Hardianto masuk di babak kedua, dirinya sukses memerankan super sub dalam laga ini dengan mencetak dua gol.

Tepatnya di menit ke-74 Nur Hardianto sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1, usai memanfaatkan assist Sadil Ramdani.

Gol kedua Nur Hardianto terjadi pada menit ke-80. Mendapat sodoran dari Sadil, Dian lolos dari kawalan Hendra Ridwan sebelum mengecoh kiper Saiful.

Penampilan apik juga ditunjukan oleh pemain muda Persela yakni Saddil Ramdani, ia merupakan figur yang member dua assist pada dua gol timnya.

Dengan kemenangan ini Persela meraih tiga poin. Persela juga masih punya kans lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan PSM Makassar sudah pasti tersingkir dari Piala Presiden 2017. Sebab mereka telah menelan dua kekalahan di turnamen ini. PSM sebelumnya kalah 0-1 dari Persib.

Senin, 06 Februari 2017

Mantan Pemain Arema Ini Ingin Membela timnas Malaysia


Mantan pemain Arema FC dan juga Bali United asal Spanyol Kiko Insa berhasrat untuk bisa membela tim nasional Malaysia di masa mendatang.

Kiko resmi memiliki status sebagai warga negara Malaysia sejak bulan Januari 2017, dirinya menjalani program naturalisasi.

"Jika diberi kesempatan, sudah pasti saya senang karena mewakili timnas merupakan impian bagi setiap pemain," ujar Kiko seperti dikutip dari Harian Metro, Minggu (5/2/2017).

"Itu akan jadi penghormatan besar untuk saya karena sebelumnya saya tidak pernah bermain di timnas."

"Sudah pasti saya berminat untuk bermain bersama timnas Malaysia jika terpilih," lanjutnya.

Kiko bisa menjalani program naturalisasi Malaysia karena sang ayah berasal dari Sabah, salah satu wilayah Malaysia.

Saat ini Kiko melanjutkan karier sepakbolanya bersama klub Malaysia, Pahang FA. Ia pun mengaku tidak sabar untuk memberikan kemampuan terbaiknya untuk klub tersebut dalam mengarungi Liga Super Malaysia.