Rabu, 25 Januari 2017

Burung Ciblek


Ciblek atau bahasa latinnya Prinia Famillia ini merupakan burung kecil yang dulu sering berterbangan di perkarangan rumah kita sekitar tahun 80 – 90an. Suara khas burung ini digemari oleh sebagian kicau mania di indonesia sehingga membuatnya menjadi populer, namun sayangnya, burung ini berangsur-angsur mulai tidak sering terlihat lagi di alam bebas. Penangkapan yang terlampau berlebihan jadi penyebab menghilangnya burung ciblek di pekarangan rumah ataupun di kebun-kebun.


Seperti yang kita kenal, ciblek terbagi atas dua jenis, yaitu ciblek dada putih dan ciblek dada putih kekuningan. Dari ke dua jenis ciblek itu memiliki perbedaan. Burung ciblek dada putih misalnya, apabila sudah kalah bertarung biasanya burung ini bisa lebih lama pulihnya dibanding dengan burung ciblek dada kuning atau putih kekuningan.



Ciblek jantan dan betina bisa dibedakan dari warna paruh bagian bawahnya. Untuk ciblek jantan dewasa warna paruh seluruhnya berwarna hitam tetapi untuk jantan muda warna paruh bagian bawahnya berwarna putih kepucatan dengan sedikit warna hitam di ujung paruhnya, sedangkan untuk ciblek betina warna paruh bagian bawahnya berwarna putih.

Variasi suara burung ciblek biasanya selaras dan diperdengarkan dengan tempo tinggi (ngotot) dan terus menerus, sampai enak didengar. Beberapa ciblek telah dapat di master dengan suara burung lain. Suara tembakan, suara ngebren merupakan istilah yang umum digunakan oleh pengagum burung ini untuk menggambarkan suara burung ciblek yang tengah berkicau. Suara tembakan yakni suara burung saat mengeluarkan suara kerasnya dengan satu-persatu dengan tempo nada yg tidak rapat. Suara ngebren yakni suara ciblek dengan tempo tinggi/rapat dan keras. Jadi tidak sering kita temui burung ciblek yang bersuara “setengah hati”. Variasi suara burung ini bisa tergantung pada kecerdasan burung waktu menangkap dan merekam suara burung lain di sekitarnya.
Bukan hanya untuk dipertandingkan saja, burung ciblek juga di kenal untuk burung “master” yang baik, terlebih untuk burung kenari, branjangan, cucak hijaudan yang lainnya.

Campuran Voer terbaik untuk burung Ciblek,Pleci dan pemakan serangga lain nya

Komposisi :
Nabati, jangkrik, ulat hongkong, madu, minyak ikan, dll

Indikasi :
Menyebabkan burung sehat dan gacor, menjaga performance burung

Order :
Sms / WA : 083822998777


EmoticonEmoticon