Sabtu, 18 Februari 2017

Tau Ngak Intelijen Korut Sudah Lama Berada di Jakarta

Foto : ANTARA/Rivan Awal Lingga


KUALA LUMPUR. – Agen dinas rahasia Korea Utara (Korut) disebut-sebut memanfaatkan warga negera Indonesia (WNI) berusia 25 tahun bernama Siti Aisyah dan perempuan 29 tahun berpaspor Vietnam bernama Doan Thi Huong dalam pembunuhan Kim Jong Nam, yang merupakan kakak tiri Presiden Korut, Kim Jong Un.

“Mereka mungkin telah dimanfaatkan untuk terlibat secara langsung dengan pembunuhan tersebut supaya identitas agen dinas rahasia itu tidak terungkapkan. Ini adalah taktik intelijen yang biasa disebut cut out,” kata sebuah sumber di Kuala Lumpur seperti dikutip surat kabar Utusan Malaysia, Jumat (17/2).

Sementara itu, The Star Malaysia melaporkan jika intelijen Korea Utara, Reconnaissance General Bureau (RGB) beroperasi di Malaysia, Singapura, dan Indonesia selama lebih dari dua dekade. Sumber dari kalangan intelijen mengatakan jika jaringan RGB di ketiga negara tersebut merupakan yang terbesar di luar Korea Utara.

Guna menutupi kegiatannya, para agen RGB menyamar menjadi insinyur, konsultan, dan profesi lainnya. Mereka juga membuka restoran hingga pabrik-pabrik tekstil, termasuk di Jakarta. Berdasarkan kabar yang beredar, kantor RGB di Jakarta terletak di atas sebuah restoran Korea.

Sebelumnya, pada Kamis (16/2), kekasih Siti Aisyah, yang diketahui bernama Muhammad Farid, ditahan aparat keamanan Malaysia. Farid merupakan warga negara Malaysia, namun bukan pelaku utama pembunuhan, tetapi diminta untuk membantu proses investigasi.

Pada bagian lain, Kepolisian Malaysia menyatakan tidak akan melepaskan jasad Kim Jong Nam ke pemerintah Korut hingga pihak kepolisian menerima sample DNA dari anggota keluarga Kim Jong Nam.

Sebelumnya pada Kamis kemarin, Kedutaan Besar Korut meminta secara resmi agar jasad kakak tiri Kim Jong Un itu diserahkan pada Pyongyang. Kedutaan Korut di Malaysia juga membujuk otoritas Malaysia agar tidak melakukan otopsi.

“Kami masih menunggu sample DNA keluarga korban, yang sampai sekarang belum kami terima. Kami baru menerima surat permohonan dari Kedutaan Besar Korut kemarin, tetapi kami harus mengumpulkan sample DNA terlebih dulu dari keluarga untuk menyimpulkan identitas korban dengan benar,” kata Kepala Kepolisian Selangor, Abdul Samah Mat.

Sampai sekarang, proses investigasi atas pembunuhan kakak tiri Kim Jong Un itu masih berlangsung. Kepolisian Malaysia masih memburu empat laki-laki yang diyakini telah menjadi kaki tangan pembunuhan Kim Jong Nam.

Di Jakarta, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait WNI Siti Aisyah yang diduga terlibat pembunuhan kakak tiri pemimpin Korut. Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuala Lumpur sebelumnya sudah mengirimkan perwakilan untuk menemui Siti Aisyah, yang sekarang sudah berada di tahanan Selangor, Malaysia. Rtr/uci/AR-2


EmoticonEmoticon