Tampilkan postingan dengan label Burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Februari 2017

Mau Tau Ciri ciri burung tledekan kembang

Burung Tledekan ada banyak jenisnya. Mulai dari Tledekan Gunung yang disebut juga Tledekan Bambu atau Tledekan Pring (bahasa jawa, pring = bambu), kemudian ada Tledekan laut, ledakan Kembang, dan lain-lain (lihat selengkapnya: jenis tledekan).
Khusus untuk Tledekan Kembang, burung ini memiliki warna bulu coklat, mulai dari kepala di belakang leher dan sayap seekor. Sedangkan di bawah dagu hingga bagian perut, warna bulunya didominasi oleh warna orange atau orange pastel. Kemudian pada bagian pantat hingga bawah ekor, burung ini memiliki warna bulu putih.
Beberapa Tledekan Kembang lainnya memiliki warna yang didominasi oleh warna gelap seperti hitam kecoklatan kemudian terdapat garis-garis putih di sekitar mata ke belakang dan juga di bagian sayap. Sedangkan bagian dada dan perut tampak sama memiliki warna orange. Bagian ekor terlihat mengembang terdapat guratan warna putih yang didominasi bulu berwarna hitam.
Perawatan Tledekan Kembang
Perawatan Burung Tledekan Kembang meliputi: perawatan sangkar, perawatan burung setiap hari dan juga mastering.
A. Sangkar
Sangkar burung setidaknya harus selalu dalam keadaan bersih agar burung tidak mudah terkena penyakit. Selain itu, cobalah mengganti air minumnya setiap hari.

B. Setting Harian
1. Sedangkan perawatan harian dan mastering, bisa dimulai pada pagi hari. Pada pukul 07.00 burung bisa diangin-anginkan selama kurang lebih 30 menit kemudian dimandikan dan selanjutnya dijemur.
2. Penjemuran burung dilakukan kurang lebih 2 jam sembari diberi makan berupa 3 atau 4 ekor jangkrik serta diberikan kroto 1 sendok teh.
3. Pada siang hari, bisa diperdengarkan master atau suara burung lain.
4. Pada sore hari burung kembali diangin-anginkan dan diberikan makanan ekstra seperti jangkrik. Jumlahnya boleh 3/4 ekor saja.
5. Menjelang senja, sekitar pukul 18.00, burung bisa di-kerodong dan diperdengarkan master hingga keesokan paginya.

Ini Dia Perbedaan Burung Tledekan Jantan dan Betina

Burung Tledekan yang dikenal selama ini ada beberapa jenis. Diantaranya adalah Tledekan Gunung Jawa atau yang biasa dikenal juga dengan nama Sikatan Cacing. Memiliki nama latin cyornis banyumas. Selain itu, terdapat juga Tledekan Gunung yang dikenal dengan nama Sikatan Bakau, Tledekan Laut atau Sulingan Laut, Tledekan Bambu, dan lain-lain.

Semua jenis Burung Tledekan tersebut memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Baik burung jantan maupun burung betinanya. Oleh sebab itu, kita akan mencoba membahas perbedaan antara burung jantan dan burung betina pada semua jenis Burung Tledekan tersebut.


A. Burung Tledekan Gunung Jawa
Burung ini memiliki nama lain Sikatan Cacing atau dikenal juga dengan sebutan cyornis banyumas. Tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, sebenarnya burung ini juga bisa ditemukan di Pulau Kalimantan.
Ciri Burung Tledekan Gunung Jawa Jantan
Burung ini memiliki dominasi warna bulu biru, orange dan hitam. Di bagian kepala terutama di atas kepala, di bagian punggung dan ekor burung ini dipenuhi dengan warna biru. Kemudian pada bagian tenggorokan hingga perut burung Sikatan Cacing jantan berwarna orange. Kemudian pada bagian perut hingga bawah ekor terdapat gradasi dari warna orange ke warna putih.
Di bagian sayap, selain warna biru, kita akan menemukan warna hitam terutama pada ujungnya.
Tledekan jantan memiliki suara kicauan yang nyaring dan ngeroll.
Sangat berbeda dengan Burung Tledekan jantan, Burung Tledekan Gunung Jawa betina didominasi oleh warna coklat terang dan semburat berwarna biru. Di bagian kepala, punggung, sayap, dan ekor, semuanya berwarna coklat. Kemudian pada tenggorokan dan dada serta perut burung ini berwarna orange terang. Warna orange tersebut diselingi dengan warna putih.

B. Tledekan Gunung Kalimantan
Tledekan Gunung Kalimantan disebut juga burung Sikatan Bakau memiliki nama latin cyornis rufigastra. Banyak peternak mengatakan bahwa Sikatan Bakau adalah salah satu jenis Burung Tledekan yang rada sulit mengeluarkan suara. Namun apabila sudah bersuara, rata-rata Burung Tledekan Bakau menjadi gacor dan ngeroll.
Perbedaan Antara Burung Jantan dan Betina
Burung jantan memiliki paruh yang berwarna lebih terang dibandingkan dengan burung betina. Bagian kepala, terutama bagian atas dan punggung serta pangkal sayap berwarna biru. Di sekitar mata, burung ini memiliki bulu berwarna hitam.
Mulai dari tenggorokan dada dan sekitar perut warna orange tampak jelas. Dan di bawah perut warna bulunya tampak putih.
Ciri-ciri Burung Tledekan Gunung Kalimantan Betina memiliki warna bulu biru yang lebih gelap dibandingkan dengan bulu jantan. Kemudian pada tenggorokan, dada dan perut, bulunya tampak kusam terlihat merah kecoklat-coklatan dan dipadu dengan warna putih.

C. Tledekan Laut atau Sulingan Laut
Burung Tledekan Laut atau dikenal juga dengan nama Burung Sulingan Laut, beberapa orang menyebutnya juga dengan sebutan Burung Sikatan Biru Putih memiliki nama latin cyanoptila cyanomelana.
Perbedaan antara burung jantan dan betina diantaranya adalah, Burung Sikatan Biru Putih jantan memiliki bulu berwarna biru di bagian atas kepala, kemudian di bagian punggung dan sayap serta ekor. Warna biru tersebut tampak mengkilat. Kemudian dibawa tenggorokan dan di bagian dada terdapat warna biru gelap hingga hitam. Mulai dari bawah dada hingga ke perut dan dibawah ekor, burung jantan didominasi dengan warna putih.
Sedangkan burung betina, dominan memiliki warna abu-abu kecoklat-coklatan. Mulai dari kepala punggung dan bagian dada. Sedangkan di bawah perut hingga ekor, burung betina memiliki bulu warna putih. Warna biru hanya ditemukan pada beberapa tempat misalnya di pangkal sayap dan di ujung sayap, tempat-tempat tersbut berwarna biru gelap. Termasuk juga di bagian ekor.

D. Tledekan Biru atau Selendang Biru
Tledekan biru yang dikenal diantaranya adalah Tledekan Biru Muda dan Tledekan Ninon.
Perbedaan antara burung jantan dan betina sebenarnya sangat mencolok. Yang jantan memiliki warna bulu, mulai dari kepala, leher dan dada serta punggung berwarna biru terang. Sebagian orang mengatakan burung ini sebagai Sikatan Biru Muda.
Di bawah dada hingga perut, dan di bawah ekor, bulunya didominasi dengan warna abu-abu.
Sedangkan pada burung betina, didominasi bulu berwarna abu-abu putih dan coklat terang.
Hampir tidak ditemukan warna biru pada burung betina. Bagian kepala sayap dan ekor burung betina berwarna coklat. Sedangkan pada bagian leher dan dada serta perut burung ini berwarna putih.

Jenis Ninon
Untuk burung jenisnya Ninon, bulunya tidak secemerlang atau sejelas Burung Sikatan Biru Muda. Tampaknya burung jantan memiliki bulu yang kelihatan lebih kusam walaupun sama-sama memiliki bulu warna biru

Sabtu, 11 Februari 2017

Kriteria Penilaian Ciblek

  • Irama dan lagu pada penilaian kelas ciblek harus memiliki alunan yang sama dan serasi dengan tempo ketukan yang teratur. Irama lagu meliputi kombinasi naik turunnya nada, kombinasi panjang pendeknya nada, dan permainan speed irama yang menjadi harmoni yang selaras untuk di dengar. Irama lagu harus bervariasi, gacor, irama yang dikeluarkan tidak terpotong-potong dan diulang-ulang.
  • Volume dan suara yang dikeluarkan oleh ciblek bukan hanya harus keras dan lantang tapi juga harus bersih dan nyaring. Kualitas suara burung yang baik adalah suara burung yang empuk (medium) tidak cempreng dan juga tidak parau. Dereded Vit dan Voer Dereded akan membantu ciblek anda untuk mengeluarkan suara yang gacor, merdu, selain itu  Dereded Vit juga akan membantu mengatasi parau pada ciblek anda. Gunakan  Dereded Vit seminggu dua kali jika burung anda tidak untuk dikonteskan yang dicampur kedalam air minumnya atau jika burung anda akan dikonteskan gunakan 3 hari sebelum dikonteskan.
  • Fisik dan gaya ciblek juga harus menarik pengadil lapangan, untuk penilaian fisik burung harus sehat tidak cacat. Warna bulu bagus tidak kusam dan juga bulunya rapih, sedangkan untuk gaya tergantung pada karakter burung tapi pastinya harus gacor ditangkringan dengan menarik perhatian pengadil lapangan.
  • Untuk ciblek anda bisa bergerak dengan aktif yang perlu anda lakukan tentu saja menjaga stamina ciblek anda. Gunakan  Dereded Vit vitamin harian burung yang bisa membuat burung ciblek anda mempunyai stamina dan nutrisi harian yang baik dan sehat.
Kesimpulannya saat dilombakan burung yang terlihat sehat, gacor dan lincah dengan nada yang seirama yang akan menjadi primadona di lapangan kontes.

Rabu, 25 Januari 2017

Manfaat umbaran untuk burung petarung..


  • Stamina kuat, tubuh yang sehat dan bugar – Kebugaran pada tubuh akan terbentuk dan bertambah jika rajin olahraga. Olahraga burung adalah terbang bebas, namun tak mungkin kita sebagai pemilik burung yang speknya sudah layak turun ke arena lomba mau begitu saja melepaskan burung kesayangan agar terbang bebas. hehe… Maka dicarilah olusi agar burung bisa berolahraga dan kita masih tetap bisa memeliharanya, ya latihan olahraga di Umbaran lah jawabannya.
  • Otot-otot semakin kuat – Karena pada sangkar harian burung tidak banyak gerak seperti di alam bebas, menyebabkan otot-ototnya kaku saat bergerak. Dengan seringnya di umbar, akan terbentuklah otot-otot burung yang kuat. Mulai dari otot kaki, membuat burung lebih kuat mencengkram, otot sayap agar burung lebih gesit, otot leher menguatkan vita suara.
  • Menambah panjang napas burung – Burung yang pertamakali diumbar, 20 kali bolak balik aja akan terlehat ngosngosan, tapi lama-kelamaan dia mampu terbang bolak balik 100 kali bahkan lebih. Burung yang terbiasa olahraga diumbaran akan lebih stabil durasi kicau gacornya saat lomba, bahkan dia kuat untuk naik beberapa kali (sesi) dalam satu hari di tempat yang sama bahkan di tempat berbeda.
  • Suara lebih lantang – Karena rajin olahraga di umbaran, kualitas kicau dan volume burung semakin meningkat jika diperhatikan lebih teliti. Burung yang biasanya berkicau lantang di awal-awal lomba saja dan berkurang saat lomba menjelang usai, dengan rajinnya burung di umbar, masalah tersebut akan teratasi, volume kicaunya akan tetap stabil sampai lomba usai. Hal itu karena otot-otot vita suara burung jagoan kita semakin terbentuk dan semakin menguat.
  • Menghilangkan stres – Karena terlalu lama hidup di dalam sangkar, terkadang membuat burung menjadi mudah stres. Dengan sering di umbar, burung akan merasakan kebebasan seperti saat dia di alam bebas. Terbang di umbaran bisa membuat burung lebih nyaman dan terhindar dari stres.
  • Catatan penting

    Meski Umbaran sangat banyak manfaaatnya untuk burung jagoan anda, tetapi jika dilakukan terlalu sering, dapat menyebabkan burung tidak nyaman saat di dalam sangkar, karena dia sudah sangat nyaman bisa terbang bebas di dalam sangkar umbaran. Olahraga di umbaran sebaiknya dilakukan maksimal 3 kali saja dalam semingu.


Cara Mengatasi Burung Kegemukan

salah satu masalah yang kerap dirasakan oleh sobat kicau selain dari burung kesayangan yang mengalalmi macet bunyi, ada lagi masalah yang sering terjadi misalnya burungnya kegemukan. Selain kurang indah dipandang, kondisi burung kegemukan juga menjadi masalah bagi burung itu sendiri. Selain malas bunyi, burung cenderung lebih banyak diam alias tidak gesit atau lincah dalam bergerak.
Kegemukan pada burung dapat berlangsung lantaran banyak aspek, sebagian salah satunya lantaran baru usai mabung, kurang jemur, sangat banyak makan jangkrik atau ulat hongkong, serta telur. Kegemukan dapat berlangsung pada semuanya burung seperti kacer, murai batu, cendet, cucak ijo, kenari, love bird, dsb.
Dampak kegemukan pada burung bisa bikin burung jadi kurang rajin berbunyi, lesu, serta bahkan juga kurang enak dilihat. Burung dengan berat tubuh berlebihan juga kurang licah serta kadang waktu jadi galak. Karena itu, kegemukan pada burung mesti diatasi dengan selekasnya. Mengenai langkahnya, tiap-tiap burung tidak selamanya sama lantaran tiap-tiap spesies burung memiliki ciri-ciri serta rutinitas yang tidak sama yang sangat mungkin penangan kegemukannya juga tidak sama. Karenanya, di bawah ini yaitu 3 langkah efisien yang perlu Anda kerjakan untuk menangani burung yang kegemukan.
Burung gemuk condong jadi makin gemuk. Sebab, seperti manusia, jadi makin gemuk orang, umumnya makin mudah lapar. Selera makan jadi tambah untuk penuhi keperluan kalori badan. Kecukupan kalori dihitung dari berat tubuh juga. Orang gemuk memerlukan semakin banyak kalori.
Nah bila burung Anda gemuk, umumnya dia bakal jadi tambah gemuk serta lantaran sangat banyak makan, dia juga jadi malas bunyi. Atau bila telah kekenyangan, dia bakal terkantuk-kantuk tidur. Bangun lagi saat berasa sedikit lapar. Makan lagi. Terkantuk-kantuk lagi, tidur serta makan lagi, demikian selalu.

Kapan umumnya burung jadi gemuk?

1. Sesudah ngurak atau mabung – Burung mabung umumnya kurang melakukan aktivitas serta ketika yang sama cuma makan terus-terusan. Parahnya lagi bila sepanjang masa mabung banyak digelontor pakan yang memiliki kandungan karbohidrat. Karenanya, supaya burung Anda “sukses” mabung dengan kata lain Selesai mabung, kualitas burung tetap terjaga dan bahkan bertambah semakin joss.

2. Saat Anda tak menghiraukan langkah serta menu pemberian makan – Batasi pakan burung terutama yang banyak terkandung karbohidrat. Untuk rujukan permasalahan ini, silahkan Anda buka kembali rujukan yang telah saya catat : Supaya selalu gacor stop pakan sebelum burung kenyang.
Bagaimana bila burung telah telanjur kegemukan? Simak sampai tuntas postingan kali ini sobat.

Cara Mengatasi Burung Kegemukan

1. Batasi pemberian voer atau biji-bijian untuk burung pemakan biji – Untuk burung pemakan voer namun juga kerap di beri ekstra fooding (EF) kroto atau jangkrik, jadi batasi saja voernya hingga sesendok teh satu hari serta kurangi atau stop pemberian jangkrik serta cuma diberikan satu ekor sejumlah sekali dalam tiga hari. Kerjakan sepanjang dua minggu.
Untuk burung pemakan biji, kenari umpamanya, berikanlah bijian cuma sekitaran 1/2 sendok teh serta sebagai ubah, memperbanyak pemberian buah mentimun atau sayuran. Untuk mentimbun, iris saja dengan cara memanjang satu buah mentimun serta berikanlah separuh sisi sebagai ekstra fooding. Kerjakan sepanjang sepekan hingga dua minggu.
2. Tritmen banyak mandi – Ketika burung dimandikan sampai basah kuyup, pada awalnya mungkin akan terlihat menggigil. Keadaan tersebut membuat burung harus banyak bergerak utnuk meningkatkan suhu tubuhnya. Biasanya burung akan mengibas-ngibaskan bulu-bulunya sambil berjemur dibawah terik matahari.
3. Banyak jemur – Ada 2 pendapat tentang tujuan menjemur burung. Pendapat yang pertama adalah bahwa dengan menjemur burung, maka lemak ditubuhnya akan terbakar sehingga burung bis lebih cepat menurunkan berat badannya. Ke-2 yaitu tujuan menjemur burung agar burung lebih cepat merasa haus. Jadi burung lebih memilih minum dan tidak banyak makan. Karena jika burung banyak makan, berat tubuhnya akan semakin meningkat dan burung semakin gemuk.
4. Olahraga diumbaran –  Olahraga diumbaran akan memaksa burung lebih banyak bergerak bahkan disiksa seperti militer sampai ngosngosan. Secara logika, banyak gerak berarti banyak membakar lemak. Burung yang banyak olahraga biasanya memiliki fostu tubuh yang atletis. Jauh berbeda dengan burung yang jarang atau bahkan tak pernah olahraga diumbaran yang memiliki fostur tubuh gemuk, cenderung membulat tak enak dipandang. 
5. Terapi sauna – Terapi ini bisa dibilang terapi ekstream. Dimanan burung dipaksa berkeringat dengan cara dijemur dibaah terik matahari dalam keadaan dikerodong. Terapi ini tidak dianjurkan untuk burung yang kondisinya kurng fit, sebab berhubungan dengan kekuatan kekebalan tubuhnya. Selama menjalankan terapi sauna, sebaiknya burung tetap sambil dipantau. Jika burung sudah terlihat lemas atau mangap, sebaiknya terapi segera dihentikan dan lakukan keesokan harinya.
Itulah 5 tips atau cara mengatasi burung kegemukan. Yang perlu diperhatikan adalah kesehatan burung dan treatment yang aman bagi burung yang mengalami kegemukan. Terimakasih sudah menyimak.

Dongkrak birahinya, agar ciblek lebih rajin berbunyi

Satu hal yang biasa dilakukan ciblekmania terhadap burung yang malas bunyi atau bunyi semaunya adalah dengan mendongkrak birahinya. Dengan cara ini, burung mudah terpancing dan terangsang untuk rajin berbunyi.
Ada beberapa cara untuk mendongkrak birahi seekor burung ciblek, antara lain
  • Rutin memberikan pakan berprotein tinggi protein.
  • Memancing birahinya dengan menyiapkan burung betina yang rajin bunyi dan jinak.
  • Memberikan suplemen khusus.
1. Rutin memberikan pakan berprotein tinggi
Burung ciblek, apalagi yang masih dalam kondisi bakalan, membutuhkan pakan berprotein tinggi setiap hari. Hal ini akan membantu burung selalu dalam kondisi aktif dan rajin berbunyi. Pakan tambahan ini harus diberikan, meski burung telah dilatih makan voer (voer total).
Apabila jarang mendapatkan pakan berprotein tinggi, terutama protein hewani, maka burung sering menunjukkan perilaku seperti mengembangkan bulu-bulunya, meski ia dalam kondisi tidak sakit. Selain itu, burung pun menjadi malas berkicau. Kalaupun berkicau cenderung semaunya.
Kalau ingin ciblek Anda rajin berbunyi, jangan takut memberikan pakan tambahan (EF) yang lebih banyak daripada biasanya. Ini bisa diterapkan pada ciblek bakalan maupun ciblek yang telah dirawat lama namun malas berkicau.
Setelah kondisinya mulai stabil, dengan menunjukkan perubahan dalam penampilannya, maka pemberian EF secara perlahan bisa disesuaikan lagi. Yang penting, EF harus rutin diberikan setiap hari agar kondisi burung tetap stabil, sehingga bisa mempercepat burung dalam kondisi gacor.
2. Memancingnya dengan burung betina
Cara lain yang bisa dilakukan adalah memberikan pasangan untuk ciblek jantan yang hanya sesekali bunyi, kendati umurnya sudah dewasa. Carilah ciblek betina yang sudah jinak dan rajin berbunyi (rajin memanggil), sehingga burung jantan akan terpancing dan terangsang untuk membalas suara panggilan betina dengan suara kicauannya.
3. Memberi suplemen khusus
Cara lain yang popular ketika menghadapi burung yang jarang bunyi adalah memberikan suplemen khusus yang bisa memancing gacor. Salah satunya dengan Dereded Vit yang sudah banyak penggunanya.
Dereded Vit memiliki aneka manfaat seperti :
*Membuat Nafas Menjadi Panjang
*Burung Menjadi Gacor
*Mengatasi serak
*Menambah Stamina
Pemakaian : 7 tetes pada air minum 10 ml

Selasa, 17 Januari 2017

Permasalahan Cendet dan Problem-Problem di Lapangan

Berikut ini beberapa permasalahan cendet dan cara penanganya:
  1. Bayi atau buka sayap: Burung tersebut kondisi kurang vit, emosinya kurang bagus dan birahinya kurang bagus. Cara penanganya yaitu perawatan ditingkatkan jemur dan exstra fooding harus naik.
  2. Cendet salto: Burung salto identik dengan lagu-lagu kasar. Kadang burung ini aktif punya mental tempur luar biasa. Penanganya adalah tingkatkan forsi mandi dengan cara diutinkan mandinya tiap pagi dan sore.
  3. Cendet turun lantai: Burung ini kadang kebiasaan sebelumnya. Dibiasakan orang dan ngejar-ngejar orang di masa kecilnya dan minta makan ke lantai. Penanganya yaitu burung dibikin kenyang. Sekenyangnya dia mau dan diusahakan jangan terlalu lama dibuka krodongnya.
  4. Cendet nabrak atau ngeruji: Burung jelas over birahi atau over emosi. Harus diturunkan emosinya atau birahinya dengan dikondisikan di tempat yang dingin dengan diperbanyak mandi, dikurangi jemur dan exstra foodingnya.
  5. Cendet ngetem: Banyak faktor penyebabya. Kasus ini bisa si burung kurang isian lagu, bisa burung tidak vit dan bisa burung terlalu muda. Penanganya yaitu tiap hari rutin gunakan BnR Vit.
  6. Cendet ngetet di lapangan: Ngetet saat mau bunyi lagu dan cendet ngetet takut muterin ekor. Dicari tahu cendet itu takut karena apa. Mungkin burung sensi, kadang takut sangkar, helm, hp, kamera, kerodong warna merah dll.
Dari keenam tidaklah luput segi kondisi burung dan adaptasi burung di lapangan. Cuma perawatlah yang tahu kebiasaan sehari-hari ataupun karakter burung cendet.