Tampilkan postingan dengan label Ridwan Kamil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ridwan Kamil. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 September 2017

Alhamdulillah Bantuan Kemanusiaan dari Kota Bandung Sudah Sampai ke Kamp Pengungsi Rohingya

Bantuan kemanusiaan untuk Rohingya dari warga Kota Bandung 

Bantuan kemanusiaan dari netizen dan warga Bandung telah sampai di tempat pengungsian Rohingya.
Hal itu dilaporkan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dalam akun media sosialnya, Minggu (17/9/2017)
"Netizen dan warga Bandung tercinta, melaporkan, bahwa bantuan kemanusiaan ke rohingya via Aksi Cepat Tanggap (ACT) @actforhumanity sudah sampai ke kamp pengungsi #rohingya. Insya Allah meringankan beban mereka. Hatur Nuhun," tulis Ridwan Kamil
Tampak pada gambar yang diposting Ridwan Kamil, sebuah truk berisi ratusan tumpukan karung berwarna hijau dan putih.
Pada truk tersebut terdapat sebuah banner dengan tulisan Bantuan Kemanusiaan dari Netizen dan Warga Kota Bandung dengan huruf kapital.
Selain itu, dalam poster tersebut terdapat logo Pemerintah Kota Bandung dan Kitabisa.com
Sebelumnya, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil telah melakukan kampanye penggalangan dana lewat kita bisa.com dimana hasil dana yang terkumpul lebih dari Rp 1 miliar.
Para lurah dan camat juga diinstruksikan oleh Ridwan Kamil untuk menggalang dana secara manual sesuai dengan kewilayahannya.
Postingan tersebut mendapatkan 78 ribu likes

Ini dia Agenda Wali Kota hingga Sekda Kota Bandung Hari Ini


Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial, dan Serketaris Kota Bandung, Yossi Irianto, akan menghadiri beberapa acara pada hari ini, Senin (18/9/2017).
Berdasarkan informasi dari Bagian Hubungan Masyarakat Kota Bandung, Kang Emil akan menghadiri khitanan di Istana Kana Kawaluyaan di Jalan Kawaluyaan Indah Raya 9, Bandung, pukul 12.00 WIB.
Pukul 13.30 WIB, Ridwan Kamil dijadwalkan membuka dan memberikan arahan pada acara konsultasi publik proyek KPBU PJU Kota Bandung kepada DPRD, El Royale Hotel Room Martapura lantai 1.
Oded M Danial memimpin apel di Kantor Damkar, Jalan Sukambumi, pada pukul 07.30 WIB.
Lalu, ia menuju Gedung Sate untuk mengikuti upacara peringatan Hari Perhubungan Tingkat Jabar, pukul 08.00 WIB.
Pukul 09.00 WIB, Kang Oded menghadiri perkenalan program Bandung Tanpa Kabel di Gedung Aula YPK Disbudpar Provinsi Jabar, Jalan Naripan, Bandung.
Sementara itu, Yossi Irianto akan memenuhi undangan untuk membuka sekaligus menjadi pemateri dalam diskusi publik “Kota Bandung Menjadi Kota Modern Dalam Perspektif Peluang Wirausaha Muda” di Aula Unpas Jl. Taman Sari No. 7 Bandung, Pukul 08.30 WIB.
Pukul 13.00 WIB, Yossi Irianto akan menuju Ruang Rapat Bamus untuk menghadiri rapat pembahasan penyempurnaan atas keputusan Gubernur Jabar tentang Evaluasi Raperda mengenai PJP APBD T.A. 2016 tertanggal 11/9/2017. (*)

Jumat, 27 Januari 2017

Ridwan Kamil Akan Resmikan Segera Resmikan ''Taman Sejarah''

Sejumlah pengunjung tengah bermain-main bersama anaknya di Taman Sejarah Kota Bandung, Selasa (24/1/2017) 

Warga Kota Bandung kini memiliki taman yang dapat mengingatkan pada sejarah kotanya. Taman itu dinamakan Taman Sejarah yang berlokasi di belakang gedung Kantor Wali Kota Bandung di Jalan Aceh.

Sudah sejak Minggu (22/1/2017), taman ini dibuka untuk umum meskipun belum adanya peresmian oleh Ridwan Kamil selaku Wali Kota Bandung.

Menurut Ridwan Kamil, dalam tata cara peresmian terbagi dalam dua cara, yakni diresmikan dahulu setelah itu terbuka untuk umum dan dibuka untuk umum kemudian dilakukan peresmian.
"Kalau ini kan saya buka dulu baru diresmikan. Peresmiannya juga nanti saya akan mengundang keluarga Wiranata Kusuma. Jadi, orang Bandung ini ingat akan ingat pada sejarahnya, bahwa ada Bupati Bandung yang dulu menjadi pendiri Bandung yang sering dilupakan," kata Emil sapaan akrabnya di Taman Sejarah, Selasa (24/2/2017).

Di Taman Sejarah berisikan rekreasi air untuk anak-anak, dinding berelief, dan diorama walikota-walikota Bandung. Sejak dibukanya untuk umum pada Minggu hingga saat ini pengunjung pun mulai berdatangan tiap hari, karena merasakan taman yang berbeda.

Nuridayah (45) warga asal Nganjuk, Jawa Timur, mengatakan dirinya merasakan senang karena bisa setidaknya mengetahui sejarah Kota Bandung. Bukan hanya memberikan informasi sejarah, kata Nur, di Taman Sejarah pun memberikan kenyamanan pada anak-anak untuk berwisata air sambil mendapatkan pengetahuan.


"Ini bagus kalau untuk tambah pengalaman anak. Saya sebagai pendatang pun mengerti riwayat Kota Bandung. Ya sekarang saya jadi faham sejarah Kota Bandung dengan membaca dan melihat situasi di sini. Intinya, tambah wawasan agar jangan sampai lupa pada sejarah," ucapnya.